ZHUHUR BERKAH Oleh Dr. Indang Dewata, M.Si: KEUTAMAAN MEMBERI SALAM

Kegiatan Zuhur Berkah yang diselenggarakan di Mushola Pascasarjana UNP pada hari Selasa/02 Januari 2021, dipimpin oleh Ustad Dr. Indang Dewata, M.Si. Ceramah lebih ditekankan pada keutamaan memberi sesama muslim. Memberikan salam adalah salah satu adab istimewa dalam kehidupan masyarakat muslim dan merupakan perbuatan terpuji. Mengucapkan salam terutama saat bertemu, berpapasan/bertamu bukan hanya menjadi sebuah tradisi semata namun juga bisa menjadikan pribadi lebih baik. Nabi Muhammad SAW memberikan perhatian yang besar kepada amalan salam. Beliau juga selalu senantiasa memberikan motivasi dan mempraktekannya dalam kehidupan sehari-sehari.

Dikutip dari Hadits Riwayat Bukhari
“Apabila Rasulullah mendatangi suatu kaum, maka beliau mengucapkan salam kepada mereka sebanyak tiga kali” (HR-Bukhari)
Dikutip dari Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim
“Islam yang baik adalah memberi makan, mengucapkan salam kepada orang yang dikenal maupun tidak dikenal” (HR-Bukhari-Muslim)
Nabi Muhammad SAW telah mengatur kaidah dalam menebarkan salam dalam banyak haditsnya. Dikarenakan hal tersebut, maka beberapa ahli hadits meletakannya dalam satu bab khusus yaitu Bab Salam. Allah SWT juga telah mengatur tentang adab salam terutama saat akan bertamu di kediaman seseorang.
Dalam surat An-Nur Ayat 27, Allah SWT berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَىٰ أَهْلِهَا ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian memasuki rumah-rumah yang bukan rumah kalian sebelum kalian meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya.” (QS. An-Nur: 27).

Banyak keberkahan yang akan terpancar dalam kehidupan umat muslim jika senantiasa memberikan salam. Keutamaannya yaitu salam merupakan salah satu jalan mendapatkan pahala yang berlimpah. Salam mampu menyebarkan rasa cinta dan kasih sayang antar sesama umat muslim. Salam juga merupakan cara mencapai kesempurnaan iman.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.